Laporan IKOMS 2025: OMS Indonesia Masih Bertahan, tapi Makin Rentan

Laporan Indeks Keberlanjutan Organisasi Masyarakat Sipil (IKOMS) 2025 mencatat skor keberlanjutan OMS Indonesia sebesar 4,0 dari skala 1–7, turun 0,1 poin dibandingkan 2023.

Tekanan terbesar terlihat pada lingkungan hukum dan kemampuan finansial, sementara infrastruktur sektoral menjadi satu-satunya dimensi yang mengalami peningkatan.

Temuan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan OMS bukan hanya persoalan kelembagaan. Ketika ruang sipil dan sumber daya organisasi semakin tertekan, kemampuan OMS untuk menghadirkan layanan, menyuarakan kepentingan warga, dan berkontribusi pada tata kelola publik juga ikut terdampak.

Baca laporan IKOMS 2025 selengkapnya untuk melihat kondisi, tantangan, dan agenda penguatan masyarakat sipil Indonesia.

IKOMS 2025 dilaksanakan oleh konsorsium Konsil LSM Indonesia, Yayasan Penabulu, dan Yayasan Lokadaya.

Download laporan disini